Daily Archives: November 27, 2016

K-Drama Review: “Pinocchio” Eps. 3!

 

Halo!

Terimakasih sudah membaca review Eps. 2, kita akan lanjutkan di Eps. 3!

 

Sinopsis

Pinokio adalah drama yang mengisahkan tentang seorang reporter lokal yang dulunya bekerja sebagai supir taksi untuk membuktikan kebenaran. Ia pun berpendapat bahwa menjadi seorang reporter tidak boleh sembarang memberikan asumsi tanpa mengkroscek kebenarannya secara langsung. Lee Jong Suk (Choi Dal Po) bertemu dengan Park Shin Hye (Choi In Ha) yang merupakan keponakan angkatnya sendiri yang menderita sindrom pinokio–sindrom tidak bisa berbohong dan jika berbohong maka akan cegukan. Belasan tahun lamanya tinggal bersama membuatnya jatuh cinta dan memutuskan untuk meninggalkan nama angkatnya “Choi Dal Po” dengan kembali memakai nama aslinya “Ki Ha Myung”.

pinocchio

Episode 3 (from Viu)

Untuk dapat bertemu dengan Ibunya, In Ha ikut dalam wawancara sebuah stasiun TV. Tapi dia ketahui bahwa Ibunya, Cha Ok, ternyata adalah pewarancaranya. Saat wawancara, Cha Ok sengaja mempersulit In Ha. In Ha gagal dalam wawancara. In Ha meninggalkan stasiun TV menuju rumah. Dia berkemas dan pergi tanpa berpamitan. Hati Dal Po hancur. Dia mencarinya di tiap sudut jalan. Tiba-tiba, dia menemukan In Ha di puncak gedung tinggi, tampaknya dia akan bunuh diri.

 

pino-eps-3-1

Di episode 3 kali ini kita akan disuguhkan dengan mimpi Dal Po yang tiba-tiba terbangun dan melihat keluarganya utuh. Ia pun terus bergumam bahwa ini adalah mimpi.

pino-eps-3-2

Dal Po melihat secara jelas bagaimana kemesraan orangtuanya yang amat ia sayangi.

pino-eps-3-3

Namun Dal Po tetap merasa ini bukan mimpi. Ia bisa merasakan detil-detil taplak meja saat menyentuhnya.

pino-eps-3-4

Dan saat itu juga, In Ha pun membangunkan Dal Po yang sedang tertidur pulas di kamarnya. Ternyata, taplak meja yang ia sentuh daritadi itu adalah roknya In Ha! Ohya, hari itu In Ha akan mengikuti penyeleksian reporter yang diselenggarakan oleh MSC, tempat Ibunya bekerja.

pino-eps-3-5

Nah, saat Dal Po mengantar In Ha ke MSC, dompet Dal Po ternyata tertinggal di rumah dan Ayah In Ha tidak sengaa menemukannya. Saat itu juga ia melihat ada foto In Ha yang terselip di dompet Dal Po. Wah, sepertinya Ayah In Ha sudah mulai curiga dengan kedekatan mereka nih.

pino-eps-3-6

In Ha tiba-tiba mendapatkan balasan dari no hp Ibunya. “Fighting” atau yang artinya semangat. In Ha senang bukan main akhirnya selama bertahun-tahun smsnya tidak pernah dibalas, akhirnya ia mendapat balasan juga!

pino-eps-3-7

Di tengah jalan, Dal Po menemukan seorang kakek tua yang tidak sengaja menabrak bumper mobil seseorang. Ia pun mengatakan tidak usah khawatir dan biayanya akan ia tanggung.

pino-eps-3-8

In Ha yang sudah masuk ruang wawancara mengutarakan pendapatnya mengenai sindrom pinokio yang dideritanya. Namun yang ia dapatkan malah cacian dari Ibunya sendiri.

pino-eps-3-9

Setelah selesai wawancara, In Ha meminta Ibunya untuk membuka hpnya. Ia menelepon no hp Ibunya yang selama ini ia kenal. Tapi ternyata, itu bukan no hp Song Cha Ok! Kasihan sekali In Ha. Jadi, siapa dong yang balas sms In Ha tadi?

pino-eps-3-10

Cha Ok sangat angkuh dan sombong. Padahal sama anak sendiri. Anak kandung pula. Tapi ia terus jalan dan memprioritaskan karirnya daripada meladeni In Ha.

pino-eps-3-11

Ternyata, no hp yang selama ini In Ha anggap adalah Ibunya adalah milik pemuda tampan kaya raya. Ia meminta maaf kepada In Ha karena tidak pernah memberitahukan bahwa no hp itu bukan no hp Ibunya.

pino-eps-3-12

In Ha hanya bisa menangis dan terdiam diri. Dia sedang meratapi nasibnya. Apa mungkin benar kata Song Cha Ok, bahwa In Ha tidak akan pernah bisa jadi reporter karena kekurangannya itu?

pino-eps-3-13

Sementara itu, Dal Po yang sehari-harinya bertugas sebagai supir taksi, bertemu langsung dengan Song Cha Ok. Walaupun masih dendam, ia tetap menahan diri dan berbicara bak anak jenius yang sedang menghampiri wanita sombong.

pino-eps-3-14

Jae Myung yang sedang berada di sebuah bar, mendengar sebuah percakapan di antara tiga orang bapak-bapak yang mencurigakan. Mereka seperti sedang menyinggung tragedi kebakaran Ayahnya.

pino-eps-3-15

Dan mereka bertiga itu adalah dalang dari kematian Ayah Jae Myung dan rekan-rekannya. Padahal jelas-jelas kedua staff itu selamat dan tidak ada di tempat kejadian, tapi ia tidak berbuat apa-apa kepada para pemadam kebakaran yang masuk ke gedung tersebut.

pino-eps-3-16

In Ha yang malang akhirnya berpikir untuk berhenti membuang mimpinya menjadi reporter. Ia hampir saja membakar semua buku-bukunya mengenai reporter.

pino-eps-3-17

Saat itu juga Dal Po datang dan In Ha tidak bisa bersembunyi dari Dal Po.

pino-eps-3-18

Hal yang sangat tidak mungkin keluar dari mulut Dal Po akhirnya keluar. Dal Po mengajak In Ha berjuang bersama-sama untuk menjadi reporter. Lha? Bukannya selama ini dia benci media? Kenapa malah tiba-tiba mau jadi reporter?

pino-eps-3-19

Di satu sisi, pria tampan yang memegang no hp Ibunya In Ha itu mulai berpikir untuk menemui In Ha secara langsung. Ia sepertinya mulai menyukai gadis pinokio itu.

 

Bersambung.

Sampai jumpa di episode 4!

 

Klik Untuk Menonton

 

 

Salam,

cropped-logo-300x300